Langsung ke konten utama

Ceritaku

Kamis, 27 Februari 2020\

Tadi pagi saya bangun kesiangan, sekitar jam 5. Kemudian saya mandi dan sholat subuh kemudian pukang untuk menyetrika pakaian yang akan saya kenakan pada hari kamis itu juga. Kemudian sekitar jam 7 kurang 10 menit saya kembali ke pondok dan jam 7 berangkat ke sekolah. hari seperti biasa yang saya alami di sekolah, dan sampai jam 13.00 waktu untuk pulang alias kembali ke pondok. Setelah itu membangunkan anak-anak pondok untuk mengikuti sholat berjama'ah. kemudian saya sendiripun mengambil air wudhu' dn segera melaksanakan sholat dhuhur dan kemudian berangkat kuliah. Mata kuliah pertama saya ikuti dengan rasa ngantuk yang luar biasa dan akhirnyapun saya tertidur di dalam kelas. Mata kuliah kedua yakni tentang Jurnaslistik yang di ampu oleh pak alvian atau mas alvian (tidak mau dinpanggil pak karena seperti orang tua katanya,.. hehehe). Beliau menerangkan lanjutan penulisan jurnalistik dan akhirnya di beri yugas menulis cerita ini,.. hehehe

Kamis, 20 Februari 2020

Masih tetap di hari yang sama yakni tepatnya seminggu yang lalu, kamis 20 Februari 2020. Hari-hari masih sama dengan sekenario tiap harinya yakni membangunkan anak-anak di pagi hari untuk ngaji dan sekolah. Kemudian di susul dengan saya sendiri untuk masuk sekolah, tapi yamg beda pada saat itu yakni ada waktu longgar untuk tidak masuk kelas karena di ajak ke bank oleh kepala sekolah untuk mencairkan dana bos dari pemerintah, dan juga istirahat sebentar dimnwarung untuk jajan nasi dan minuman, yah itung-itung melepas penat di pikiran,... hehehe
dan juga momen itu saya pakai alasan buat telat berangkat kuliah dan ijin ke kaprodi,.. hehe
setelah itu saya kembali ke pondok untuk siap sholat dan berangkat kuliah. yang juga masih tetap sama dengan matkul dari kaprodi (bu fauiyah), yang kemudian mas alvian dengan mata kuliah jurnalistik.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Arti SELAWE, SEKET, SEWIDAK

SELAWE   Selawe jika diucapkan dalam bahasa Indonesia merupakan bilangan dua puluh lima. Dalam bahasa Indonesia urutan bilangan diucapkan : Dua Puluh Satu,  Dua Puluh Dua, ... s/d Dua Puluh Sembilan.  Sementara dalam bahasa jawa diucapkan : Selikur,  Rolikur, ... s/d Songo Likur. Arti kata LIKUR disini merupakan kependekan dari LIngguh KURsi, artinya duduk di kursi. Artinya pada usia 21-29 itulah pada umumnya manusia mendapatkan “TEMPAT DUDUKNYA”, pekerjaannya, profesi yang akan ditekuni dalam kehidupannya; apakah sebagai pegawai, pedagang, seniman, penulis dan lain sebagainya. Pada urutan ini, bilangan 25 tidak disebut sebagai LIMANG LIKUR, melainkan SELAWE. SELAWE (SEneng-senenge  LAnang lan WEdok), artinya puncak asmaranya laki-laki dan perempuan, yang ditandai oleh pernikahan. Maka pada usia tersebut pada umumnya orang menikah (dadi manten). SEKET Keunikan bilangan bahasa jawa selanjutnya adalah bilangan SEKET atau Lima Puluh. Setelah Sepuluh (10), Rongpuluh...

Pesantren Sunan Kalijogo

foto bersama pengurus asrama A di teras masjid kyai Nur salim Pondok Pesantren Sunan Kalijogo sebelum berkembang pesat seperti sekarang, dulunya hanya sebatas tempat ngaji biasa dan bertempat di musholla sunan kalijogo atau yang lebih umum di sebut langgar etan. Yang di asuh oleh Kyai abdul rois (Mbah Is). Beliau merupakan kakak dari pendiri Pondok Pesantren Sunan Kalijogo Jabung Al-maghfurlah Kyai Nur Salim yang makamnya berada di sebelah utara masjid kyai nur salim. Pondok Pesantren Sunan Kalijogo berada di jalan keramat desa sukolilo jabung. Memiliki lembaga formal dari SD, SMP, SMA, SMK, dan juga Institut Agama Islam Sunan Kalijogo Malang, dan juga lembaga non formal yakni madrasah Diniyah dan juga TPQ Sunan Kalijogo. Pondok Pesantren Sunan Kalijogo menekankan pendidikan salafiyyah yang telah di ajarkan oleh para ulama’ salaf dengan mengajarkan akhlak sebagai prioritasnya. Pondok Pesantren Sunan Kalijogo mulai berkembang dan dikenal berawal dari didirikannya sma sunan kal...

Cerita Kami Mahasiswa Kpi IAI SKJ Malang

Sesi Foto bersama mahasiswa Kpi Semester IV bersama Crew JTV Kunjungan Studi Mahasiswa IAI SKJ ke JTV Malang Rabu  11 maret 2020 kami mahasiswa komunikasi & penyiaran islam (KPI) semester IV melaksanakan kegiatan kunjungan studi ke stasiun JTV Malang. Kegiatan tersebut bertujuan meningkatkan keilmuan dari para mahasiswa sendiri yang memang salah satunya mengarah pada program siaran. Dalam kunjungan tersebut kami di damping oleh ibu kaprodi kami yakni bu fauziyah rahmawati, S. kom, M. Sos dan juga pak alfian, M. Ikom, selaku dosen jurnalistik media cetak dan online. Tak lupa juga disana kami bertemu dengan tutor yang mahir di bidangnya yakni Miss Oknita Lukma selaku Co reporter JTV Malang yang membimbing kami dan juga memberikan informasi tentang jenis berita, jurnalistik, reportase media, dan lain-lain. Di awal masuk miss oknita mengenalkan tentang jenis berita dan program siaran dari JTV. Kemudian di lanjut dengan pengenalan tempat program siaran dan juga pembelajara...