Assalaamu'alaikum selamat siang untuk rekan-rekanita IPNU-IPPNU dimanapun kalian berada// Jumpa lagi dengan saya/ Fathul Ulum/ dalam News Pelajar NU/ kali ini/ saya akan menyampaikan berita kegiatan IPNU-IPPNU Sukolilo loh// dimana kali ini/ mereka membuat kegiatan pembagian takjil untuk masyarakat sukolilo// Kegiatan yang berjalan kurang lebih setengah jam tersebut/ telah menuai rasa yang baru// Kekompakan serta kerukunan semakin terjalin diantara mereka// semoga sukses untuk kalian/ dan semoga jaya selalu// sekian dari saya/ salam tiga B/ wassalaamu'alaikum dan samapai jumpa lagi//
SELAWE Selawe jika diucapkan dalam bahasa Indonesia merupakan bilangan dua puluh lima. Dalam bahasa Indonesia urutan bilangan diucapkan : Dua Puluh Satu, Dua Puluh Dua, ... s/d Dua Puluh Sembilan. Sementara dalam bahasa jawa diucapkan : Selikur, Rolikur, ... s/d Songo Likur. Arti kata LIKUR disini merupakan kependekan dari LIngguh KURsi, artinya duduk di kursi. Artinya pada usia 21-29 itulah pada umumnya manusia mendapatkan “TEMPAT DUDUKNYA”, pekerjaannya, profesi yang akan ditekuni dalam kehidupannya; apakah sebagai pegawai, pedagang, seniman, penulis dan lain sebagainya. Pada urutan ini, bilangan 25 tidak disebut sebagai LIMANG LIKUR, melainkan SELAWE. SELAWE (SEneng-senenge LAnang lan WEdok), artinya puncak asmaranya laki-laki dan perempuan, yang ditandai oleh pernikahan. Maka pada usia tersebut pada umumnya orang menikah (dadi manten). SEKET Keunikan bilangan bahasa jawa selanjutnya adalah bilangan SEKET atau Lima Puluh. Setelah Sepuluh (10), Rongpuluh...
Komentar
Posting Komentar